Rapat tersebut merupakan rapat yang kedua setelah Maret lalu, dan dihadiri oleh unsur Pemkab Manggarai, Keuskupan Ruteng, pihak Polres Manggarai, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai, para toko umat dan sejumlah pihak lainnya.
“Ini adalah rapat yang kedua, setelah pada Maret lalu dilaksanakan rapat perdana pembentukan panitia Festival Golo Curu,” kata Sekda Manggarai, Jahang Aldus Fansi yang didapuk menjadi ketua umum panitia festival saat memaparkan konsep pelaksanaan Festival Golo Curu Ratu Rosari.
Selaku tuan rumah, Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit didampingi Sekda Manggarai, Jahang Aldus Fansi dan sejumlah pimpinan perangkat daerah, Camat Langke Rembong Emiliano Ndahur, para lurah se kecamatan Langke Rembong, dan para kepala Puskesmas se kecamatan Langke Rembong.
Hadir juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Manggarai, Ny. Meldyanti Hagur Nabit bersama pengurusnya.
Sementara pihak Keuskupan Ruteng, hadir Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat bersama jajaran Keuskupan dan tujuh pastor paroki di kecamatan Langke Rembong.
Diharapkan, pelaksanaan festival tersebut dilaksanakan setelah lapangan Motang Rua telah selesai dikerjakan sebagai taman kota yang diberi nama Natas Labar.
“Semoga taman kota Ruteng dengan nama Natas Labar selesai tepat waktu,” tukas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, di sela-sela acara tersebut. (aka)